Singapore Airlines

Ketentuan pengangkutan

Bagi penduduk berkebangsaan Spanyol yang membeli tiket untuk penerbangan dengan keberangkatan dan/atau kedatangan di Spanyol, harap merujuk ke Ketentuan pengangkutan yang terdapat di sini.

Untuk tiket yang dibeli di Italia, silakan lihat Ketentuan pengangkutan yang terdapat di sini..

KETENTUAN UMUM PENGANGKUTAN PENUMPANG DAN BAGASI

Diperbarui pada 1 September 2021

LIHAT SELENGKAPNYACetak Ketentuan
PASAL 1. DEFINISI.

Ayat 1

Dalam Ketentuan Umum Pengangkutan, selanjutnya disebut sebagai “Ketentuan”, kecuali jika ditentukan lain atau diterangkan secara jelas, maka istilah-istilah berikut akan berlaku:

“Tempat Perhentian yang Disetujui”, untuk keperluan Konvensi dan Ketentuan ini, (sebagaimana dapat diubah oleh Pengangkut sesuai dengan ketentuan Pasal 10) berarti tempat-tempat tersebut, kecuali tempat keberangkatan dan tempat tujuan, yang ditetapkan dalam tiket atau sebagaimana ditunjukkan dalam jadwal Pengangkut sebagai tempat perhentian terjadwal pada rute Penumpang.

"Agen Resmi" adalah agen penjualan kepada penumpang yang telah ditunjuk oleh Pengangkut untuk mewakili Pengangkut dalam menjual moda transportasi penumpang udara mengunakan jasa layanan milik Pengangkut dan, jika diizinkan, menggunakan layanan dari maskapai penerbangan lain.

“Bagasi” berarti barang-barang, aksesoris, dan properti pribadi milik seorang Penumpang yang diperlukan atau sesuai untuk pemakaian, penggunaan, kenyamanan, atau kemudahannya sehubungan dengan perjalanan. Kecuali ditentukan lain, maka bagasi harus termasuk bagasi Penumpang yang diperiksa dan tidak diperiksa.

“Pemeriksaan Bagasi” berarti bagian dari tiket yang berhubungan dengan pengangkutan bagasi terdaftar milik Penumpang.

“Tag Identifikasi Bagasi” berarti dokumen yang dikeluarkan oleh Pengangkut semata-mata untuk identifikasi bagasi terdaftar.

"Pemberitahuan Larangan" adalah pemberitahuan tertulis yang diberikan kepada seseorang oleh Pengangkut yang memberitahukan bahwa orang tersebut dilarang melakukan perjalanan di semua penerbangan milik Pengangkut.

“Pengangkut” berarti pengangkut udara yang menerbitkan tiket dan semua pengangkut udara yang mengangkut atau melakukan pengangkutan Penumpang dan / atau bagasi miliknya berdasarkan tiket atau melakukan atau berjanji melakukan layanan lain apa pun yang terkait dengan pengangkutan udara tersebut.

“Peraturan Pengangkut” berarti peraturan, selain dari Ketentuan ini, sebagaimana dapat diterbitkan oleh Pengangkut pada situs www.singaporeair.com dan/atau diterbitkan untuk Penumpang, dan berlaku pada tanggal dilaksanakannya kegiatan pengangkutan atau penerbitan tiket tergantung pada penerapan, yang mengatur alat pengangkutan yang mengangkut Penumpang dan/atau bagasi dan harus termasuk tetapi tidak terbatas pada ketentuan Tarif yang berlaku dari Pengangkut dan setiap tarif pembebanan yang berlaku

“Bagasi Terdaftar” adalah bagasi yang dikuasai sepenuhnya oleh Pengangkut, dan oleh mana telah didaftarkan bagasi tersebut oleh Bagasi.

“Tiket Konjungsi” adalah tiket yang dikeluarkan kepada seorang Penumpang bersama dengan tiket lain yang bersama-sama membentuk sebuah kontrak pengangkutan.

“Rencana Cadangan untuk untuk Penundaan Panjang di Tarmak” adalah rencana yang dikembangkan oleh maskapai penerbangan yang memenuhi persyaratan sebagaimana ditetapkan berdasarkan peraturan Departemen Transportasi Amerika Serikat (AS) pada 14 C.F.R. 259.4 dan berisi jaminan yang mengatur tanggapan perusahaan penerbangan akan menanggapi Penundaan di Tarmak yang terjadi di bandara Amerika.

”Konvensi” berarti Konvensi Warsawa atau Konvensi Montreal, sebagaimana didefinisikan di sini, yang mana yang berlaku untuk perjalanan Penumpang:

"Kerusakan" termasuk kematian, cedera, keterlambatan, kehilangan, kehilangan sebagian atau kerusakan lain apa pun yang timbul dari atau sehubungan dengan pengangkutan atau layanan lain yang dilakukan oleh Pengangkut yang terkait dengannya.

"Hari" berarti hari kalender, termasuk tujuh hari dalam seminggu; dengan ketentuan bahwa, untuk tujuan pemberitahuan, hari di mana pemberitahuan dikirimkan tidak akan dihitung; dan bahwa untuk tujuan menentukan masa berlaku, maka pada hari tiket dikeluarkan atau penerbangan dilakukan, tidak akan dihitung.

"Tarif" berarti ongkos yang ditetapkan untuk perantara atau ongkos lainnya dalam denominasi dan diterbitkan oleh Pengangkut. Ini juga termasuk tetapi tidak terbatas pada tarif anak-anak dan tarif bayi, yang dihitung sebagai persentase dari tarif yang disebutkan di atas.

“Tarif” yaitu tarif yang ditetapkan untuk perantara atau tarif lain yang didenominasi dan diterbitkan oleh Perusahaan Angkutan. Ini juga termasuk tetapi tidak terbatas pada tarif anak-anak dan tiket bayi, yang dihitung sebagai persentase dari tarif yang disebutkan di atas.

“Konvensi Montreal” berarti Konvensi untuk Unifikasi Peraturan-Peraturan Tertentu yang Berkaitan Dengan Pengangkutan Internasional melalui Udara yang ditandatangani di Montreal, 28 Mei 1999.

“Penumpang” berarti setiap orang, kecuali anggota awak pesawat, yang dibawa atau dibawa di dalam pesawat dengan persetujuan Pengangkut.

"SDR" berarti Special Drawing Right sebagaimana didefinisikan oleh Dana Moneter Internasional.

“Perhentian” berarti perhentian yang dijadwalkan dalam perjalanan Penumpang, pada sebuah titik pada tempat di antara tempat keberangkatan dan tempat tujuan, yang telah disetujui terlebih dahulu oleh Pengangkut.

“Penundaan Tarmak” berarti tertahannya pesawat di landasan baik sebelum lepas landas atau setelah mendarat tanpa adanya kesempatan bagi para Penumpang untuk turun dari pesawat.

“Tiket” berarti Rencana Perjalanan dan Tanda Terima yang diterbitkan atas nama Pengangkut dan tercatat di pusat data Pengangkut, mencantumkan nama dan informasi penerbangan, dan termasuk segala pemberitahuan yang terkandung di dalamnya, segala Ketentuan Umum dari Pengangkutan dan Peraturan Pengangkut.

“Bagasi Tidak Tercatat” berarti bagasi apapun milik Penumpang selain dari bagasi tercatat.

“Konvensi Warsawa” berarti instrumen-instrumen manapun berikut ini yang berlaku untuk angkutan Penumpang:

  • Konvensi untuk Unifikasi Peraturan-Peraturan Tertentu Yang Berkaitan Dengan Pengangkutan Udara Internasional Melalui Udara, 12 Oktober 1929 (selanjutnya disebut sebagai Konvensi Warsawa);
  • Konvensi Warsawa sebagaimana yang diubah di Den Haag pada tanggal 28 September 1955;
  • Konvensi Warsawa sebagaimana diubah dengan Protokol Tambahan Nomor 1 di Montreal (1975); atau
  • Konvensi Warsawa sebagaimana yang diubah di Den Haag dan dengan Protokol Tambahan Nomor 2 di Montreal (1975);
  • Konvensi Warsawa sebagaimana yang diubah di Den Haag dan dengan Protokol Tambahan Nomor 4 di Montreal (1975);
  • Konvensi Tambahan Guadalajara (Guadalajara Supplementary Convention), yang ditandatangani di Guadalajara, 19 September 1961; atau

Ayat 2

Referensi kepada kata ganti “dia” dan turunannya akan dianggap sebagai referensi kepada orang apapun, baik laki-laku atau perempuan.

PASAL 2. PENERAPAN.
PASAL 3. TIKET.
PASAL 4. TEMPAT PERHENTIAN.
PASAL 5. TARIF DAN BIAYA TAMBAHAN.
PASAL 6. RESERVASI.
PASAL 7. PELAPORAN (CHECK-IN) AND BOARDING.
PASAL 8. PENOLAKAN DAN PEMBATASAN ANGKUTAN.
PASAL 9. BAGASI.
PASAL 10. JADWAL-JADWAL PENERBANGAN, PEMBATALAN-PEMBATALAN, DAN LAIN-LAIN.
PASAL 11. PENGEMBALIAN BIAYA
PASAL 12. TINGKAH LAKU DIATAS PESAWAT.
PASAL 13. PENGATURAN OLEH PENGANGKUT.
PASAL 14. FORMALITAS ADMINISTRATIF.
PASAL 15. PENERUS PENGANGKUT DAN TRANSPORTASI NON-UDARA.
PASAL 16. PERTANGGUNGJAWABAN ATAS KERUSAKAN.
PASAL 17. BATASAN WAKTU TUNTUTAN DAN GUGATAN.
PASAL 18. MODIFIKASI DAN PELEPASAN.
PASAL 19. PEMBERITAHUAN MENGENAI REGULASI.
Loading...

Just a moment... we'll take you there soon.